SIAK, mimbardesa.com – Tanaman jagung pipil yang dibudidayakan Kelompok Tani (Poktan) Dahlia Kuning di Kampung Rantau Bertuah, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, Riau, mulai memasuki tahap persiapan panen. Tanaman yang dikelola di atas lahan seluas 1,5 hektare tersebut kini telah berusia 102 hari.
Perkembangan tanaman itu dipantau langsung oleh Bhabinkamtibmas Kampung Rantau Bertuah, Aiptu Andri Azmi, bersama Babinsa Sertu Sugiarto dan masyarakat petani Poktan Dahlia Kuning pada Selasa (13/10/2026) sekitar pukul 09.45 WIB.

Pengecekan dilakukan di lahan pertanian yang berada di Jalan Manggis Gang Sirna, Dusun Cinta Damai, Kampung Rantau Bertuah.
Berdasarkan hasil pemantauan, tanaman jagung secara umum tumbuh dengan baik. Sejumlah tahapan perawatan juga telah dilakukan petani, mulai dari pembersihan gulma hingga pemotongan batang jagung untuk mendukung pembesaran buah.
Selain itu, embung atau kolam penampungan air di lokasi tersebut masih terisi dan dimanfaatkan petani untuk menyiram tanaman jagung.
Saat pengecekan berlangsung, kulit tongkol jagung juga sudah dibuka. Sementara itu, sebagian daun tanaman mulai menguning dan mengering karena tanaman telah memasuki usia tua.

Kapolsek Minas, Kompol Imron Teheri, S.Sos., M.H., mengatakan pengecekan tersebut merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan, khususnya sektor pertanian yang dikelola masyarakat.
“Pengecekan ini dilakukan untuk mengetahui perkembangan tanaman jagung pipil yang dikelola kelompok tani. Dari hasil pemantauan, tanaman secara umum tumbuh dengan baik dan saat ini sudah memasuki tahap persiapan panen,” ujar Kompol Imron Teheri.
Menurutnya, pemantauan secara berkala diperlukan untuk mengetahui kondisi tanaman sekaligus memastikan proses budidaya berjalan dengan baik hingga memasuki masa panen.
Ia juga mengapresiasi upaya petani dalam merawat tanaman, termasuk membersihkan gulma dan memanfaatkan ketersediaan air untuk memenuhi kebutuhan penyiraman.
“Kami berharap hasil pertanian ini dapat memberikan manfaat bagi para petani serta mendukung program ketahanan pangan. Sinergi antara petani, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa juga diharapkan terus terjaga,” tambahnya.
Kegiatan pemantauan tersebut melibatkan Ketua Poktan Dahlia Kuning, Syamsul Bahri, bersama masyarakat petani setempat.

Dengan usia tanaman yang telah mencapai 102 hari, kelompok tani kini merencanakan persiapan panen. Tahapan selanjutnya diharapkan berjalan lancar sehingga hasil budidaya jagung pipil tersebut dapat memberikan nilai ekonomi bagi petani.
Polsek Minas menegaskan dukungan terhadap program ketahanan pangan akan terus dilakukan melalui pemantauan dan koordinasi bersama unsur TNI serta masyarakat di wilayah Kecamatan Minas, Kabupaten Siak.
Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan aman dan lancar.***