Bhabinkamtibmas Rantau Bertuah Cek Jagung Pipil Usia 68 Hari, Pertumbuhan Capai 2,1 Meter

Bhabinkamtibmas Rantau Bertuah Cek Jagung Pipil Usia 68 Hari, Pertumbuhan Capai 2,1 Meter

SIAK, mimbardesa.com — Program ketahanan pangan melalui budidaya jagung pipil terus mendapat perhatian dari jajaran Polsek Minas, Polres Siak. Kali ini, Bhabinkamtibmas Rantau Bertuah Aiptu Andri Azmi melakukan pengecekan perkembangan tanaman jagung pipil milik kelompok tani di Kampung Rantau Bertuah, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak.

Pengecekan tersebut dilaksanakan pada Rabu (9/9/2026) sekitar pukul 13.00 WIB di lahan perkebunan warga yang berada di Jalan Manggis Gang Sirna, Dusun Cinta Damai, Kampung Rantau Bertuah.

Dalam kegiatan tersebut, Aiptu Andri Azmi bersama masyarakat petani yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Dahlia Kuning memantau langsung kondisi tanaman jagung yang telah memasuki usia tanam 68 hari.

Kapolsek Minas Kompol Syahrizal mengatakan, pengecekan dilakukan sebagai bentuk pendampingan sekaligus pemantauan terhadap perkembangan program ketahanan pangan yang dilaksanakan masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kami untuk terus melakukan pendampingan dan pemantauan terhadap program ketahanan pangan, khususnya tanaman jagung pipil yang dikelola masyarakat,” ujar Kompol Syahrizal.

Tanaman jagung pipil tersebut ditanam di lahan seluas sekitar 1,5 hektare milik warga yang tergabung dalam Poktan Dahlia Kuning. Kelompok tani tersebut diketuai Syamsul Bahri.

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, kondisi tanaman secara umum tumbuh dengan baik. Tongkol jagung mulai membesar dan gulma di sekitar tanaman juga telah dibersihkan.

Tanaman jagung saat ini memiliki ketinggian yang bervariasi, mulai sekitar 180 sentimeter hingga mencapai 2,1 meter. Selain itu, tanaman juga telah mendapatkan pemupukan menggunakan pupuk KCL.

Namun, kondisi cuaca panas ekstrem menjadi salah satu kendala yang harus diantisipasi petani. Untuk menjaga pertumbuhan tanaman, penyiraman dilakukan secara berkala dengan mendatangkan pasokan air secara estafet.

Kompol Syahrizal menyebut, penyiraman menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga kondisi tanaman di tengah cuaca panas.

“Dengan kondisi cuaca yang cukup panas, penyiraman secara berkala perlu dilakukan agar tanaman tetap mendapatkan kebutuhan air yang cukup. Kami berharap petani dapat terus menjaga dan merawat tanaman hingga memasuki masa panen,” katanya.

Selain penyiraman, pemupukan KCL juga akan dilanjutkan sesuai kebutuhan tanaman. Pemupukan tersebut diharapkan dapat membantu memperbesar tongkol jagung dan meningkatkan hasil produksi.

“Ke depan, pendampingan akan terus dilakukan bersama masyarakat. Kita berharap tanaman dapat berkembang maksimal sehingga program ketahanan pangan ini memberikan manfaat nyata bagi para petani,” tambahnya.

 

Kegiatan pengecekan yang dilakukan Bhabinkamtibmas Rantau Bertuah tersebut berlangsung aman dan lancar. Jajaran Polsek Minas juga terus mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan program ketahanan pangan di wilayah hukum Polsek Minas.***

Berita Lainnya

Index