Polsek Minas Pantau Jagung Pipil Usia 101 Hari, Dukung Ketahanan Pangan di Kampung Mandiangin

Polsek Minas Pantau Jagung Pipil Usia 101 Hari, Dukung Ketahanan Pangan di Kampung Mandiangin

SIAK, mimbardesa.com – Polsek Minas terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pemantauan langsung perkembangan tanaman jagung pipil milik masyarakat di Kampung Mandiangin, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak.

Pengecekan tanaman jagung tersebut dilaksanakan pada Senin (10/8/2026) sekitar pukul 10.40 WIB di lahan perkebunan warga yang berada di Jalan Banjar 11, Makam Lama, Kampung Mandiangin.

Kegiatan tersebut dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Kampung Mandiangin Aipda Andriansya Putra bersama masyarakat setempat. Pemantauan dilakukan untuk memastikan perkembangan tanaman sekaligus melihat kondisi lahan sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Minas.

Kapolsek Minas Kompol Syahrizal mengatakan, pemantauan tanaman jagung merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk ikut mendorong masyarakat mengembangkan sektor pertanian dan memanfaatkan lahan yang tersedia secara produktif.

“Polsek Minas akan terus mendukung program ketahanan pangan dengan melakukan pendampingan dan pemantauan terhadap perkembangan tanaman masyarakat. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat sekaligus mendorong masyarakat untuk terus mengembangkan sektor pertanian,” ujar Kompol Syahrizal.

Adapun tanaman jagung pipil yang dipantau berada di lahan seluas sekitar satu hektare milik warga bernama Ibu Rita.

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, tanaman jagung yang dikembangkan masyarakat menunjukkan perkembangan yang cukup baik. Tanaman yang memasuki usia sekitar 101 hari memiliki pertumbuhan yang bervariasi, dengan tinggi tanaman mencapai sekitar 170 hingga 200 sentimeter.

Selain tanaman yang telah memasuki usia 101 hari, terdapat pula tanaman jagung yang masih berusia sekitar 49 hingga 50 hari dengan tinggi mencapai kurang lebih 110 sentimeter.

Untuk mendukung keberlanjutan program tersebut, masyarakat juga telah melakukan persiapan pemupukan kandang untuk penanaman baru. Sementara pada tanaman yang sudah ditanam, telah dilakukan pemupukan menggunakan pupuk urea dan NPK.

Kompol Syahrizal menambahkan, sinergi antara kepolisian dan masyarakat sangat penting dalam menjaga keberlanjutan program ketahanan pangan, khususnya di tingkat kampung.

“Kami mengajak masyarakat untuk terus memanfaatkan lahan yang ada dengan kegiatan pertanian yang produktif. Polri melalui Bhabinkamtibmas akan terus hadir untuk memberikan pendampingan dan memastikan program ketahanan pangan berjalan dengan baik,” katanya.

Selama kegiatan pengecekan berlangsung, situasi di lokasi berjalan aman, tertib dan lancar.***

Berita Lainnya

Index