PT SMB Disorot, Nama Anis kembali Muncul dalam Dugaan Pembelian Timah dari Luar IUP

Rabu, 09 September 2026 | 08:48:38 WIB

PANGKALPINANG, mimbardesa.com —Produksi sekitar 1.500 ton timah balok PT Sinergi Maju Bersama (SMB) sepanjang 2026 kembali menjadi sorotan. Bukan hanya soal besarnya produksi, asal-usul pasir timah yang menjadi bahan baku perusahaan juga mulai dipertanyakan.

Sejumlah sumber yang dihimpun media ini menyebut, sebagian pasir timah yang diduga digunakan sebagai bahan baku produksi PT SMB disebut berasal dari luar wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) perusahaan.

Dalam informasi tersebut, nama Anis turut mencuat. Ia disebut bekerja untuk PT SMB di wilayah Permis dan diduga memiliki peran dalam urusan pembelian serta pembayaran pasir timah.

“Anis jabatan sekretaris di kapal 4, tugasnya pembeli dan pembayaran,” ungkap salah satu sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Sumber tersebut juga mengklaim adanya pembelian pasir timah dari sejumlah lokasi di Bangka Belitung untuk memenuhi kebutuhan bahan baku produksi PT SMB.

IUP Asal Pasokan Dipertanyakan

Sorotan semakin menguat setelah sumber lainnya mengklaim bahwa sebagian besar bahan baku produksi PT SMB pada 2026 disebut berasal dari luar IUP perusahaan.

Bahkan, sumber tersebut menyebut angka hingga 90 persen dari total produksi 1.500 ton timah balok diduga berasal dari pasokan di luar IUP.

“90 persen dari total 1.500 ton produksi balok timah milik PT SMB itu berasal dari timah ilegal. Saya bisa pastikan itu,” ujar sumber, selasa (08/09/26).

Namun, klaim mengenai persentase tersebut belum dapat diverifikasi secara independen dan masih membutuhkan pembuktian serta penjelasan dari pihak PT SMB.

Pertanyaan utama yang kini muncul adalah, jika bahan baku tersebut benar dibeli dari luar IUP, berasal dari IUP mana dan siapa pemasoknya?

Nama Anis Perlu Diklarifikasi

Munculnya nama Anis dalam informasi mengenai pembelian dan pembayaran pasir timah membuat perannya perlu mendapat penjelasan.

Apakah benar Anis memiliki tugas dalam proses pembelian pasir timah untuk PT SMB? Jika benar, dari mana pasir timah tersebut diperoleh dan bagaimana proses legalitas serta dokumen asal-usulnya?. 

Pertanyaan tersebut penting mengingat asal-usul bahan baku menjadi bagian penting dalam memastikan produksi timah berjalan sesuai ketentuan pertambangan dan tata niaga mineral.

Selain itu, sumber juga menyebut adanya dugaan aktivitas kapal isap yang dikaitkan dengan PT SMB di sekitar perairan Permis, Bangka Selatan, yang disebut berdekatan dengan wilayah IUP laut PT Timah Tbk.

Keterangan tersebut masih sebatas informasi sumber dan belum dapat dipastikan kebenarannya.

Publik Menunggu Penjelasan PT SMB

Dengan angka produksi yang disebut mencapai sekitar 1.500 ton timah balok sepanjang 2026, publik berhak mengetahui bagaimana rantai pasokan bahan baku perusahaan tersebut.

Terutama terkait asal pasir timah, wilayah IUP pemasok, dokumen legalitas bahan baku, hingga mekanisme pembelian yang disebut melibatkan nama Anis.

Media ini membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi PT SMB, Anis, PT Timah Tbk, maupun pihak lain yang namanya disebut dalam informasi tersebut.

Kini pertanyaan sederhananya: 1.500 ton timah balok PT SMB itu sebenarnya dibuat dari pasir timah yang berasal dari IUP mana?

(Tim)

Terkini