ROHUL, mimbardesa.com- Suasana Rapat Ketahanan Pangan (Katapang) di Desa Koto Tandun, Kecamatan Tandun, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), sempat memanas.
Dugaan pertikaian tersebut disebut berkaitan dengan sisa ketegangan pascapemilihan Ketua Pemuda Desa Koto Tandun yang digelar bulan sebelumnya
Dalam pemilihan itu, terdapat dua calon, yakni Budi Hartono, SH., MH., yang juga merupakan Pemimpin Redaksi (Pimred) Teras Publik, dan M. Fadli Amanda. Hasil pemilihan menetapkan M. Fadli Amanda sebagai Ketua Pemuda
Meski proses pemilihan telah selesai, dinamika antarpendukung diduga masih terbawa hingga kegiatan rapat Katapang. Saat kegiatan berlangsung, Budi Hartono diketahui melakukan pengambilan gambar untuk kepentingan jurnalistik
M. Fadli Amanda menjelaskan, setelah Budi menunjukkan kartu pers atau tanda pengenal wartawan, tidak ada pihak yang melarang aktivitas peliputan tersebut.
“Setelah dia menunjukkan kartu pers dan tanda pengenalnya, tidak ada yang melarang,” ujar Fadli
Persoalan itu kemudian mendapat sorotan Ketua DPW LSM KOREK Riau, Miswan. Ia mengingatkan agar persoalan tersebut tidak berkembang menjadi konflik yang memecah masyarakat
“Persoalan ini seolah-olah digoreng-goreng sehingga membuat perpecahan di Desa Koto Tandun,” tegas Miswan
Menurutnya, perbedaan pilihan dalam pemilihan Ketua Pemuda merupakan bagian dari proses demokrasi. Setelah pemilihan selesai, seluruh pihak seharusnya kembali menjaga hubungan sosial dan mengutamakan kepentingan masyarakat
Miswan meminta semua pihak mengedepankan klarifikasi, komunikasi, dan musyawarah serta tidak memperbesar persoalan berdasarkan asumsi maupun sentimen pribadi.**