Dicek Wakapolsek Minas, Jagung Pipil di Rantau Bertuah Tumbuh Subur

Selasa, 01 September 2026 | 12:19:29 WIB

SIAK, mimbardesa.com– Program ketahanan pangan melalui budidaya jagung pipil di Kampung Rantau Bertuah, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, terus menunjukkan perkembangan positif.

Memasuki usia tanam 60 hari, tanaman jagung pipil yang dikelola Kelompok Tani (Poktan) Dahlia Kuning di Jalan Manggis Gang Sirna, Dusun Cinta Damai, Kampung Rantau Bertuah, terpantau tumbuh dengan baik.

Perkembangan tanaman tersebut dicek langsung oleh Wakapolsek Minas AKP Martius Ashairi, SH, bersama Bhabinkamtibmas Kampung Rantau Bertuah Aiptu Andri Azmi dan masyarakat petani Poktan Dahlia Kuning, Selasa (1/9/2026).

Pengecekan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB itu dilakukan untuk memastikan program ketahanan pangan, khususnya sektor pertanian jagung pipil, berjalan sesuai dengan yang diharapkan.

Lahan yang menjadi lokasi pengecekan memiliki luas sekitar 1,5 hektare dan merupakan perkebunan milik warga yang dikelola Poktan Dahlia Kuning di bawah kepemimpinan Syamsul Bahri.

Dari hasil pengecekan, hampir seluruh tanaman jagung telah mengeluarkan bunga. Tongkol jagung juga sudah mulai muncul di hampir seluruh tanaman. Kondisi tanaman secara umum dinilai tumbuh dengan baik dengan ketinggian bervariasi mulai sekitar 180 sentimeter hingga mencapai 2,1 meter.

Selain itu, gulma di sekitar tanaman telah dibersihkan dan tanaman juga sudah mendapatkan pemupukan menggunakan pupuk KCL.

Wakapolsek Minas AKP Martius Ashairi mengatakan, pengecekan dilakukan sebagai bentuk pendampingan sekaligus memastikan perkembangan tanaman jagung tetap terjaga hingga memasuki masa panen.

“Dari hasil pengecekan, perkembangan tanaman jagung pipil cukup baik. Hampir seluruh tanaman sudah berbunga dan tongkolnya juga mulai muncul. Kita berharap pertumbuhannya terus maksimal sampai masa panen,” ujar Martius.

Menurutnya, kondisi cuaca yang cukup panas menjadi salah satu tantangan yang harus diperhatikan petani. Untuk menjaga pertumbuhan tanaman, penyiraman air perlu dilakukan secara berkala.

“Cuaca yang cukup panas membuat penyiraman menjadi perhatian. Karena itu, penyiraman akan dilakukan secara berkala dengan mendatangkan air secara estafet agar kebutuhan air tanaman tetap terpenuhi,” katanya.

Selain penyiraman, pemupukan KCL juga akan kembali dilakukan untuk mendukung perkembangan dan memperbesar tongkol jagung.

Martius menambahkan, Polsek Minas akan terus melakukan pemantauan dan pendampingan bersama Bhabinkamtibmas serta kelompok tani guna mendukung keberhasilan program ketahanan pangan di wilayah tersebut.

“Harapannya tanaman dapat terus tumbuh dengan baik dan hasil panennya nanti bisa memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya para petani yang mengelola lahan ini,” pungkasnya.

Kegiatan pengecekan perkembangan tanaman jagung pipil tersebut berlangsung aman dan lancar. Polisi bersama petani juga berkomitmen menjaga serta merawat tanaman hingga mencapai hasil panen yang optimal.***

Terkini