Babinsa Koramil 03 Minas Kawal Aksi Unjuk Rasa Warga Tuntut Perbaikan Jalan Minas–Perawang

Senin, 13 April 2026 | 16:13:47 WIB

Siak, Mimbardesa.com — Ratusan masyarakat Kecamatan Minas menggelar aksi unjuk rasa (unras) menuntut perbaikan Jalan Minas–Perawang yang mengalami kerusakan sepanjang kurang lebih 5 kilometer.

Dalam aksi tersebut, Babinsa dari Koramil 03 Minas, Koptu AKP Hutagalung, tampak turut mengawal jalannya kegiatan bersama personel Koramil lainnya serta jajaran anggota Polsek Minas. Aparat gabungan terlihat siaga penuh sejak pagi hingga sore hari untuk memastikan aksi berlangsung aman dan tertib. Aksi dipusatkan di Simpang Perawang, Kelurahan Minas Jaya, Kecamatan Minas, pada Senin (13/04/2025).

Saat diwawancarai, Koptu AKP Hutagalung menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pengamanan hingga kegiatan selesai.

“Kami akan tetap siaga mengawal masyarakat yang melaksanakan aksi unjuk rasa ini sampai selesai, agar situasi tetap aman dan tidak terjadi keributan dari pihak-pihak yang tidak menginginkan aksi ini,” ujarnya.

Ia juga menilai aksi tersebut sebagai bentuk kepedulian masyarakat terhadap pembangunan infrastruktur, khususnya jalan lintas provinsi yang menjadi akses vital.

“Kegiatan ini menunjukkan kekompakan masyarakat dalam mengawal kebijakan pemerintah, terutama terkait pembangunan dan perawatan jalan. Jalan ini seharusnya dijaga dan diperbaiki secara berkala agar tidak mengalami kerusakan parah. Masyarakat memiliki hak untuk menuntut kenyamanan dan kelayakan jalan, namun yang terpenting tetap menjaga ketertiban dan tidak melakukan tindakan anarkis,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia mengimbau agar peserta aksi tetap mengedepankan sikap santun, termasuk kepada pengguna jalan lain.

“Jangan sampai ada tindakan kekerasan atau ucapan yang tidak pantas kepada pengendara yang melintas. Semua harus disikapi dengan bijak,” tegasnya.

Di lokasi yang sama, awak media juga mewawancarai salah satu peserta aksi yang enggan disebutkan namanya. Ia menyatakan bahwa masyarakat akan terus melakukan pemblokiran jalan apabila tidak ada respons nyata dari pemerintah.

“Kami akan terus memblokir jalan jika tidak ada tindakan dari pemerintah. Kami minta alat berat segera diturunkan hari ini juga. Jika perbaikan mulai dilakukan, barulah aksi ini kami hentikan,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti pentingnya transparansi dan tanggung jawab pemerintah dalam pengelolaan pajak yang dibayarkan masyarakat.

“Kami tidak boleh lelah mengkritik. Kami semua bayar pajak, termasuk perusahaan yang menggunakan jalan ini. Lalu ke mana uang pajak itu, jika jalan rusak tidak juga diperbaiki? Pemerintah harus bertanggung jawab hingga jalan ini benar-benar layak digunakan,” tegasnya.

Menurutnya, kondisi jalan yang rusak telah menyebabkan banyak kecelakaan, bahkan menelan korban jiwa.

“Sudah terlalu sering kecelakaan terjadi di Jalan Minas–Perawang. Truk sering mundur saat menanjak di Jembatan Ukai karena jalan rusak parah dan berlubang. Bahkan pernah ada ibu hamil yang mengalami kecelakaan hingga meninggal dunia. Kami tidak ingin ada korban lagi. Aksi ini tidak akan kami hentikan sampai jalan diperbaiki,” pungkasnya.

Laporan : Lemansyah 

Terkini