Aktivitas Solar Diduga Berulang, Warga Klaim Lakukan Pengintaian hingga Mendatangi Ruko

Ahad, 06 September 2026 | 11:15:48 WIB

ROKAN HULU, mimbardesa.com — Dugaan aktivitas pemindahan bahan bakar solar dari sejumlah kendaraan kembali menjadi sorotan. Seorang warga mengaku melakukan pemantauan langsung selama beberapa waktu sebelum akhirnya mendatangi sebuah ruko yang diduga berkaitan dengan aktivitas tersebut.

Warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan itu mengatakan, pemantauan dilakukan bersama seorang rekannya bernama A.

Menurut keterangannya, aktivitas pertama terpantau pada siang hari. Saat melakukan pengintaian, mereka mengaku melihat sebuah minibus L300 yang diduga sedang melakukan aktivitas pengeluaran atau pemindahan solar.

“Siang itu kami mengintai berdua dengan kawan saya, A. Kami nampak L300 sedang mengeluarkan solar,” ujar sumber.

Tidak berhenti pada pemantauan siang hari, keduanya kembali mengamati lokasi yang sama pada sore hari.

Sekitar pukul 17.00 WIB, menurut sumber, kembali terlihat aktivitas yang diduga berkaitan dengan solar. Kali ini, sebuah dump truck disebut sedang melakukan aktivitas pengeluaran solar.

“Sore sekitar jam lima kami intai lagi. Ada dump truck sedang mengeluarkan solar juga,” ungkapnya.

Malam Hari Didatangi

Setelah dua kali melihat aktivitas yang dinilai mencurigakan, warga tersebut bersama rekannya kemudian memutuskan mendatangi lokasi pada malam hari.

Saat tiba, mereka mengaku menemukan sekitar enam orang sedang berada di dalam sebuah ruko.

Menurut sumber, terdapat dua unit sepeda motor Honda yang digunakan sekitar empat orang. Sumber kemudian mengaku maju ke depan ruko dan meminta pintu dibuka.

Namun, orang-orang yang berada di dalam ruko disebut justru menutup pintu.

“Saya maju langsung ke depan. Orang itu menutup pintu ruko. Saya suruh buka,” katanya.

Situasi kemudian disebut mulai memanas setelah seseorang yang oleh sumber disebut sebagai “centeng” datang dan diduga berusaha menghalangi mereka.

“Datang centeng mereka, mau menghalangi kami. Setelah itu semuanya berdiri,” tutur sumber.

Di sekitar lokasi, sumber mengaku melihat sejumlah kendaraan yang terparkir, yakni sekitar tiga unit dump truck dan satu unit L300.

Karena kondisi dianggap semakin tegang, sumber bersama rekannya akhirnya memilih meninggalkan lokasi.

“Karena situasi sudah panas, kami pun pergi,” katanya.

Asal-Usul Solar Dipertanyakan

Rangkaian pemantauan tersebut kini menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat. Jika benar terjadi aktivitas pengeluaran atau pemindahan solar dari kendaraan secara berulang, masyarakat mempertanyakan solar tersebut berasal dari mana, untuk apa dipindahkan, berapa volumenya, dan siapa yang bertanggung jawab atas kegiatan tersebut.

Namun, hingga saat ini belum ada bukti yang cukup untuk menyimpulkan bahwa aktivitas tersebut merupakan tindakan yang mencurigakan

Warga Minta Aparat Lakukan Klarifikasi

Masyarakat berharap setiap aktivitas yang berkaitan dengan distribusi maupun pemindahan bahan bakar dapat dilakukan secara transparan dan sesuai ketentuan.

Apabila kegiatan tersebut legal, masyarakat meminta pihak yang menjalankan kegiatan dapat menjelaskan asal-usul BBM, dasar kegiatan, serta perizinannya.

Sebaliknya, apabila ditemukan adanya ketidaksesuaian, masyarakat berharap aparat melakukan pemeriksaan sesuai kewenangan dan ketentuan hukum yang berlaku.

Sebab, yang menjadi pertanyaan bukan sekadar keberadaan kendaraan atau aktivitas pemindahan solar, melainkan apakah seluruh rangkaian kegiatan tersebut memiliki dasar hukum dan sumber BBM yang jelas.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak yang berada di dalam ruko, pemilik kendaraan, maupun pihak yang diduga terkait dengan aktivitas tersebut belum memberikan klarifikasi.

Terkini