Dari Jakarta, Bupati Afni Kendalikan Karhutla Siak: Seluruh Kecamatan Terpantau Tidak Sehat

Sabtu, 05 September 2026 | 16:33:19 WIB

SIAK, Mimbardesa.com — Meski sedang mengikuti Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Lemhannas Angkatan IV di Jakarta, Bupati Siak Dr. Afni Zulkifli, M.Si tetap memantau dan memimpin langsung pengendalian Karhutla serta kualitas udara di Kabupaten Siak.

Afni memastikan seluruh jajaran Pemkab Siak terus memberikan laporan kondisi lapangan dan memperbarui data kualitas udara kepada masyarakat secara terbuka.

Sepanjang Hari, Seluruh Siak Tidak Sehat

Berdasarkan data per 4 September 2026 pukul 15.00 WIB, seluruh kecamatan di Kabupaten Siak terpantau dalam kondisi kualitas udara Tidak Sehat.

"Saya minta update terus ISPU dengan data sejujur-jujurnya. Setiap hari diupdate per Kecamatan. Dari data inilah diambil langkah cepat dan tepat," tegas Afni, Sabtu (05/09/2026).

"Bapak Wakil Bupati memimpin langsung di lapangan sementara saya masih pendidikan. Terima kasih Forkopimda yang tetap menjaga koordinasi untuk Siak kita," tambahnya.

Titik Api di Dayun Masih Dipadamkan

Afni menjelaskan, sumber asap tidak hanya berasal dari Siak. Asap dari provinsi tetangga juga terbawa angin ke wilayah Riau.

Di Siak, titik api di Kecamatan Mempura telah padam. Kawasan Sungai Mandau memasuki tahap pendinginan. Sementara dua firespot di Kecamatan Dayun masih dalam proses pemadaman.

"Dengan segala kerendahan hati saya menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan masyarakat akibat asap," ujar Afni.

Titik api di Dayun yang berulang diketahui berada di bawah kewenangan Kementerian Kehutanan. Afni menyebut telah berkomunikasi dengan Sekjen Kemenhut, Dirjen Perhutanan Sosial, dan Kepala BKSDA Riau. Pemkab Siak siap berkolaborasi.

Untuk kebakaran di kawasan HGU, Pemkab akan melaporkannya ke Kementerian ATR/BPN. Terhadap dugaan pelanggaran hukum, Afni menegaskan mendukung penuh proses penegakan hukum oleh Polres Siak.

Layanan Kesehatan dan Imbauan

Afni memastikan layanan kesehatan disiagakan di seluruh Pustu dan RSUD. Ia juga meminta Ketua TP PKK Siak menggerakkan kader PKK dan Posyandu untuk membantu masyarakat rentan terdampak asap.

"60 persen wilayah Siak adalah gambut yang rawan terbakar. Kepala api sudah terkendali, tapi jangan lengah. Jangan buka lahan dengan cara dibakar," imbaunya.

Ia juga mengapresiasi Satgas Provinsi Riau yang mengerahkan water bombing untuk membantu pemadaman.

Dengan luas wilayah 782.181 hektare, Afni menilai keselamatan masyarakat membutuhkan kesadaran kolektif.

"Di tengah cuaca ekstrem dan ekspansi sawit, tantangannya tidak mudah. Butuh kolaborasi dan dukungan bersama menjaga Siak tercinta," ucapnya.

Rilis: MC Siak
Laporan: Lemansyah

Terkini