BUPATI AFNI MINTA PEMILIK LAHAN BERTANGGUNG JAWAB CEGAH KARHUTLA

Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:06:15 WIB

Siak, Mimbardesa.com – Bupati Siak *Dr. Afni Zulkifli* meminta seluruh pemilik lahan untuk bertanggung jawab menjaga lahannya dan tidak membuka lahan dengan cara membakar. Langkah ini dinilai penting untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dapat mengancam keselamatan masyarakat serta memicu bencana asap.

Afni menegaskan kewaspadaan terhadap karhutla harus terus ditingkatkan. Meski hingga saat ini Kabupaten Siak belum ditemukan titik api atau _fire spot_, antisipasi tetap harus dilakukan selama 24 jam karena kondisi cuaca dan lahan mulai menunjukkan tanda-tanda kekeringan.

“Hasil pengawasan menunjukkan beberapa titik tinggi muka air gambut sudah mengalami kekeringan. Kabupaten Siak juga masih mendapat kiriman asap dari wilayah kabupaten tetangga,” ujar Afni, Senin (25/08/2026).

*MUSIM KERING PANJANG, EL NINO DIPREDIKSI BERLANGSUNG HINGGA SEPTEMBER*

Menurut Afni, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian serius karena musim kering di Provinsi Riau masih berlangsung cukup panjang. Fenomena El Nino juga diperkirakan masih terjadi hingga September dan berpotensi berlangsung lebih lama.

“Kami memohon untuk tidak menganggap sepele persoalan karhutla. Jangan membuka lahan dengan cara dibakar. Lakukan pelaporan resmi bila ada pihak-pihak yang dengan sengaja atau dicurigai sengaja membakar lahan dan membahayakan keselamatan kita semua,” katanya.

Afni mengingatkan peristiwa karhutla tahun 2015 menjadi pelajaran penting. Saat itu dampak asap sangat besar. Selama sekitar empat bulan warga Siak tidak dapat melihat matahari akibat tertutup kabut asap tebal.

“Jangan sampai terjadi kembali,” tegasnya.

*CAMAT DAN PENGHULU DIMINTA KUATKAN PENGAWASAN*

Untuk mencegah karhutla, Afni meminta pengawasan diperkuat hingga tingkat kecamatan dan kampung. Camat dan penghulu diminta mengetahui kondisi lahan di wilayah masing-masing, termasuk siapa pemilik lahan dan pihak yang melakukan pembukaan lahan.

“Camat dan penghulu tidak mungkin tidak tahu siapa yang membuka lahan itu. Tidak ada alasan untuk tidak tahu lahan itu punya siapa,” ujar Afni.

*GERAKAN BERSAMA LIBATKAN SELURUH ELEMEN*

Untuk memperkuat pencegahan, Pemkab Siak melibatkan seluruh kekuatan daerah. Unsur yang dilibatkan antara lain ASN, tenaga honorer, PKK, organisasi masyarakat, perusahaan, serta elemen lainnya.

“Kami bersepakat agar seluruh ASN, honorer, PKK, ormas, perusahaan, seluruh kekuatan yang ada di Pemkab Siak dilibatkan untuk ikut melakukan pengawasan hingga ke kampung-kampung dan pelosok dusun,” kata Afni.

*Rilis: Rahma/MC Siak*  
*Laporan: Lemansyah*

Terkini