PUJUD, mimbardesa.com— Semangat persatuan dan pengabdian untuk kemajuan kampung terus digaungkan oleh para tokoh masyarakat dan pemuda di Kepenghuluan Siarang Arang, Kecamatan Pujud, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau.
Pembina Yayasan Reli-LHK, Edi M. SH, berfoto bersama anggota Paskibra SMA Negeri 2 Pujud serta sejumlah tokoh muda Kepenghuluan Siarang Arang. Dalam kesempatan tersebut, mereka menyampaikan pesan penting tentang pentingnya menjaga persatuan dan kebersamaan demi membangun kampung agar semakin maju.
Edi M. SH yang juga disebut sebagai salah satu bakal kandidat Penghulu Siarang Arang menyampaikan bahwa pembangunan kampung tidak semata-mata harus dilakukan melalui sebuah kekuasaan atau jabatan. Menurutnya, pengabdian kepada masyarakat dapat dilakukan oleh siapa saja yang memiliki niat dan kepedulian terhadap tanah kelahiran.
«“Mari kita tetap bersatu dan terus berjuang membangun Kampung Siarang Arang agar lebih maju. Pengabdian tidak harus selalu didasari oleh sebuah kekuasaan. Di luar itu semua, kita tetap bisa bersama-sama memberikan yang terbaik untuk tanah kelahiran kita tercinta,” ujarnya.»
Ia menegaskan, perbedaan pilihan maupun pandangan dalam kehidupan bermasyarakat merupakan hal yang wajar. Namun, perbedaan tersebut jangan sampai menjadi alasan untuk memutus tali silaturahmi dan persaudaraan.
Menurutnya, siapapun nantinya yang mendapatkan amanah masyarakat untuk memimpin Kepenghuluan Siarang Arang, seluruh elemen masyarakat harus tetap bersatu dan mendukung pembangunan kampung.
“Yang terpenting adalah kampung kita. Siapapun yang mendapatkan amanah, mari kita dukung bersama selama tujuannya untuk kepentingan masyarakat dan kemajuan Siarang Arang,” katanya.
Kebersamaan dengan anggota Paskibra SMA Negeri 2 Pujud juga menjadi simbol semangat generasi muda dalam mengisi kemerdekaan. Para pelajar diharapkan tidak hanya memiliki semangat nasionalisme, tetapi juga mempunyai kepedulian terhadap lingkungan sosial dan masa depan kampungnya.
Tokoh-tokoh muda Siarang Arang juga menyampaikan komitmen untuk terus berkontribusi dalam berbagai kegiatan positif yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Mereka menilai pembangunan kampung membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, tokoh masyarakat, pemuda, pelajar, serta seluruh lapisan masyarakat.
Semangat tersebut semakin relevan dalam momentum peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, yang menjadi pengingat bahwa perjuangan membangun bangsa tidak berhenti setelah kemerdekaan diraih.
Kini, semangat perjuangan tersebut dapat diwujudkan melalui pengabdian nyata di tengah masyarakat, termasuk membangun kampung halaman.
Dengan semangat bersatu, bersama dan berbuat, para tokoh muda Siarang Arang berharap kampung tersebut ke depan semakin maju, masyarakat semakin sejahtera, serta hubungan persaudaraan antarwarga tetap terjaga.
“Mari kita jaga Siarang Arang bersama. Jangan karena perbedaan pilihan atau kepentingan, kita terpecah. Tanah kelahiran ini milik kita bersama dan sudah menjadi tanggung jawab kita untuk ikut memajukannya,” tutup Edi M. SH.