KOBARKAN SEMANGAT PERJUANGAN SULTAN SIAK, Pemkab Siak Naikkan Sagu Hati Veteran Hingga 300 Persen

Senin, 17 Agustus 2026 | 10:48:16 WIB

SIAK, Mimbardesa.com – Menatap HUT Kemerdekaan RI ke-81, Pemerintah Kabupaten Siak menggelar ramah tamah penuh khidmat bersama Pengurus Cabang Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI), Angkatan 45, Pepabri, Wredatama, dan Warakawuri di Gedung Pendopo Datuk Empat Suku, Komplek Abdi Praja Rumah Rakyat, Ahad (16/08/2026).

Dalam momentum bersejarah ini, *Bupati Siak Dr. Afni Zulkifli* bersama *Wakil Bupati Syamsurizal* memberikan penghormatan tertinggi kepada para saksi sejarah perjuangan bangsa.

*SAGU HATI NAIK 300% JADI RP5 JUTA*

Sebagai wujud nyata kepedulian negara, Pemkab Siak secara resmi menaikkan bantuan sagu hati bagi veteran dan janda veteran sebesar 300 persen. Dari sebelumnya, kini menjadi *Rp5 juta per orang*.

Bantuan disalurkan dalam dua tahap, yaitu pada momentum HUT RI dan Hari Pahlawan Nasional.

Saat ini Kabupaten Siak tercatat memiliki 2 orang veteran hidup dan 1 orang janda veteran, yaitu:  
1.  *H. Darmawi Chan* - Veteran Perdamaian NKRI
2.  *Paimin* - Veteran Pembela Dwikora  
3.  *Sarinem* - Janda Veteran Pejuang Kemerdekaan, almarhum Markadi

*"PERANG HARI INI ADALAH PERJUANGAN OTONOMI DAERAH"*

Dalam sambutannya, Bupati Afni menegaskan bahwa semangat perjuangan Sultan Siak di masa lalu menjadi inspirasi kepemimpinannya hari ini. Baginya, perang modern adalah memperjuangkan kedaulatan dan kesejahteraan daerah.

"Kalaulah pembangunan itu hanya berpusat pada satu obor saja, tidak akan ada Nusantara. Nusantara berasal dari banyak daerah. Api pembangunannya harus ada di daerah-daerah karena kebutuhan rakyat kita beragam, bukan membutuhkan kebijakan yang seragam," tegas Afni.

> "Bupati Afni menegaskan, Jembatan Siak senilai Rp300 miliar lebih yang kita bangun dari APBD murni adalah bukti nyata kemandirian daerah. Sejak diberlakukannya UU No. 22 Tahun 1999, yang kini disempurnakan menjadi UU No. 23 Tahun 2014" daerah diberi kewenangan penuh termasuk membangun infrastruktur untuk rakyatnya, dan pembiayaannya menjadi tanggung jawab APBD," jelas Bupati Afni.

"Perang hari ini bukan tentang angkat senjata, tetapi tentang kepercayaan negara kepada kita. Seluruh anak jati Riau di tanah Melayu dan Kerajaan Siak sudah bersumpah setia kepada NKRI. Tidak ada kata lain selain NKRI harga mati. Kami yang muda ini hanya memohon, berikan hak daerah kami. Cuma itu yang kami perjuangkan," ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Sebagai komitmen, Bupati menginstruksikan seluruh OPD untuk memberantas praktik pungli dan setoran. Ia siap menghadapi intimidasi demi pelayanan publik yang bersih.

"Menyerah bukan pilihan. Kami akan tetap istiqomah menyuarakan hak rakyat seberapa besar pun ancaman yang datang. Inilah komitmen kami sebagai anak cucu Sultan Siak. Sebagaimana Sultan Siak menyatakan NKRI harga mati. Merdeka! Merdeka!", pungkasnya.

*PENGHORMATAN DI MASA SENJA*

Ketua PC LVRI Kabupaten Siak, *H. Darmawi Chan*, menyampaikan rasa syukur dan haru atas perhatian Pemkab Siak di tengah efisiensi anggaran.

"Kepada Bupati Afni Zulkifli dan Wakil Bupati Syamsurizal, kami sampaikan terima kasih tulus dari lubuk hati terdalam. Di masa senja kami yang sudah tidak produktif dan menua ini, kami merasa mendapatkan tempat dan penghormatan yang sangat tinggi dari pemerintah daerah," ungkap Darmawi.

Menurutnya, kepedulian Pemkab Siak hari ini adalah cerminan keluhuran budi Sultan Kerajaan Siak di masa silam yang mengutamakan rakyat.

Laporan : Lemansyah

Terkini