SIAK, mimbardesa.com – Program ketahanan pangan melalui budidaya jagung pipil di Kampung Rantau Bertuah, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, terus menunjukkan perkembangan positif.
Memasuki usia tanam 42 hari, tanaman jagung pipil yang dibudidayakan Kelompok Tani (Poktan) Dahlia Kuning di Jalan Manggis, Gang Sirna, Dusun Cinta Damai, Kampung Rantau Bertuah, tumbuh dengan baik. Tanaman jagung di lahan seluas sekitar 1,5 hektare tersebut kini memiliki tinggi rata-rata antara 170 hingga 180 sentimeter.
Perkembangan tanaman tersebut diketahui setelah personel Polsek Minas melakukan pengecekan langsung pada Kamis (13/8/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
Pengecekan dilakukan Bhabinkamtibmas
Kampung Rantau Bertuah Aiptu Andri Azmi bersama Panit 2 Binmas Polsek Minas Bripka Yoga Suparno, dengan melibatkan masyarakat petani dari Poktan Dahlia Kuning yang diketuai Syamsul Bahri.
Kapolsek Minas Kompol Syahrizal mengatakan, pengecekan dilakukan sebagai bentuk pemantauan terhadap perkembangan program ketahanan pangan, khususnya budidaya jagung pipil yang dikelola masyarakat.
“Dari hasil pengecekan, tanaman jagung pipil di lahan Poktan Dahlia Kuning tumbuh dengan baik. Saat ini usianya sudah 42 hari dengan tinggi tanaman bervariasi sekitar 170 sampai 180 sentimeter,” ujar Kompol Syahrizal.
Ia menjelaskan, seluruh lahan yang menjadi lokasi program telah ditanami bibit jagung. Selain itu, rumput gulma di sekitar tanaman juga telah dibersihkan sehingga pertumbuhan tanaman dapat lebih optimal.
“Pemupukan KCL juga sudah dilakukan. Namun, kondisi cuaca yang cukup panas menjadi salah satu kendala sehingga petani perlu melakukan penyiraman secara berkala agar tanaman tidak mengalami kekurangan air,” jelasnya.

Menurut Kompol Syahrizal, petani berencana melakukan penyiraman secara berkala dengan mendatangkan pasokan air secara estafet ke lokasi perkebunan. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kelembapan tanah selama kondisi cuaca panas.
Selain penyiraman, pemupukan lanjutan menggunakan NPK juga akan dilakukan untuk mendukung pertumbuhan tanaman, terutama dalam memperbesar batang jagung.
“Kami mengimbau agar perawatan tanaman terus dilakukan secara rutin, termasuk penyiraman dan pemupukan sesuai kebutuhan. Dengan perawatan yang baik, kami berharap hasil panen nantinya dapat maksimal dan program ketahanan pangan ini memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Kompol Syahrizal.
Program budidaya jagung pipil tersebut menjadi salah satu bentuk pemanfaatan lahan masyarakat untuk mendukung ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Minas.
Polsek Minas memastikan pemantauan terhadap perkembangan tanaman akan terus dilakukan bersama kelompok tani dan masyarakat. Dengan kondisi tanaman yang sejauh ini tumbuh baik, diharapkan program tersebut dapat berlanjut hingga masa panen dan menghasilkan produksi jagung yang optimal.
Selama kegiatan pengecekan berlangsung, situasi di lokasi berjalan aman dan lancar.***